Wednesday, January 2, 2013

Foto Tante Girang Seksi 30

Sob Kali ini admin posting dengan judul : Foto Tante Girang Seksi 30
mudah2 bisa menambah semangat si otong hehehe... oiya selain posting : Foto Tante Girang Seksi 30  ini, admin juga kasih bonus cerita seks dewasa biar tambah greng wkwkwk...



Baby Sitter Aduhai

Aku pernah kost disebuah rumah mewah di Makassar, pemilik rumah tergolong elite
dan termasuk sibuk dengan bisnisnya. sedangkan si isteri kerja disalah satu bank
swasta.

Suatu hari setelah 1 bulan si nyonya melahirkan panggilannya mBak Wulan, maka
datanglah seorang baby sitter yang melamar pekerjaan sesuai iklan dari koran,
setelah bercakap-cakap dengan wulan, maka baby sitter tsb yang bernama Ani
diterima sebagai pengasuh bayi mereka.

Aku pandangi terus itu baby sitter, wah…setelah pakai baju putih kelihatan sexy
banget, guratan celana dalamnya tampak samar-samar….

esoknya, ketika aku mau berangkat kekantor, tiba-tiba ibu kost ku mengenalkan si
ani kepadaku, sekilas kulihat buah dadanya yang terbungkus bajuputih dibalik BH
wow…seru…kira-kira 36 lah..

Si Ani berumur sekitar 40 tahun, sedangkan ibu kost ku (ibunya si bayi baru
sekitar 26 tahun, suaminya kira-kira 30 tahun). Bang…totlong ya..ikut awasin
rumah karena ada penghuni baru ( maksudnya baby sitter) sementara aku sudah
harus masuk kerja lagi, maklum kerja di swasta cutiku melahirkan cuma 1 bulan,
ucapnya kepada ku…

Baik mBa, saya jagain lah…

setelah sekitar 1 minggu si Ani tinggal di rumah kost bersama aku dan pemilik
rumah, aku mulai curiga dengan gerak-gerik suami wulan beberapa hari terakhir
ini, Aku sering melihat dari sela pintu kamar kost ku, sang suami panggilannya
mas Adi suka mencuri pandang badan si Ani yang sedang ngurus bayi di Box bayi,
tentunya badannya membungkuk posisi hampir nungging sehingga guratan CD nya
semakin tampak jelas dan bentuk pinggul serta betis yang bikin mupeng semua laki-laki,
ternyata di usia 40 tahun, si Ani justru bikin gairah lelaki meningkat.

Suatu hari, wulan tidak pulang, dia tugas ke jakarta untuk 3 hari, mas adi
kelihatannya seneng banget ditinggal isterinya, semakin saja dia menggoda si Ani,
dan sempat mengelus punggung si ani sambil berkata ” emh kasihan mbak ya…kok
masih cantik jadi janda…” si Ani cuma menjawab ” ya nasib mas…” sambil tersenyum.
aku terus mengintip dari celah pintu kamar kost ku apa yang dilakukan mas adi,
dia mulai melakukan jurusnya karena sudah ber bulan2 tidak ketemu lobang vagina
wulan, maklum hamil besar dan baru melahirkan.

” mbak ani anaknya berapa? tanya mas adi, 1 mas…jawab Ani. sudah berapa tahun
menjada..? tanya adi lagi, yah sudah 3 tahunan lah mas…. jawab Ani.

Mas Adi duduk di sofa dekat box bayi anaknya, sementara tangan kanannya mulai
menggosok-gosok batang kemaluannya dibalik training spak yang dia gunakan,
sementara si Ani masih tetap membungkuk membelakangi mas adi memberi susu botol
kepada sang bayi.

Tiba-tiba terdengar suara mas adi memanggil aku,seakan mengajakku untuk nonton
TV seperti biasanya, aku pura-pura tidur dengan pintu tetap ku buka satu senti
untuk mengintai apa yang terjadi, lalu mas Adi manggil si-mbok pembatunya yang
sudah diatas 50 tahun, ya…den..kata simbok, bikinkan saya kopi terus mbok tidur
aja ya istirahat, ya..den…jawab simbok. setelah kopi dihidangkan, kembali Adi
menggosok-gosok batang penisnya dibalik training spaknya, aku terus mengintai
dengan lampu kamar yang aku matikan, setelah si bayi tertidur, adi ngajak ani
untuk duduk disofa sambil lihat TV, si Ani menolak, malu mas…kata si Ani, gak
apa-apa ….kata Adi, kamu kan ngerti dong saya sudah 3 bulan tidak bersentuhan
dengan wanita, sini…..ajak adi lagi. dengan ragu-ragu si Ani mulai duduk
dilantai dekat sofa tempat adi duduk, aku semakin nilik-nilik mereka, Ani…sususmu
kok masih kencang ya…ucap Adi, ah…masa mas, masih bagus punya mbak wulan dong…jawab
Ani, kenapa mas bilang begitu…? tanya Ani. ah…enggak cuma pingin tau aja kalau
susu yg sudah pernah di isep bayi berubah bentuk atau tidak…? kilah Adi. ya..tergantung
perawatan…kata Ani. boleh aku raba susumu ni…tanya adi. ah…jangan mas…saya kan
sudah tua, juga saya malu….jawab Ani. aku mulai yakin pasti jurus si Adi mengena.
sini geser duduknya…kata adi, ah…sudah disini saja mas… kata ani.gak apa-pa…sini…
saya penasaran dengan susu yang sudah di isep bayi, pingin lihat…kata adi lagi,
jangan mas ah… malu, nanti mbak wulan tau aku dimarahin… kata ani, tidak ada
yang tau, semua sudah tidur. kata adi, lalu adi menarik lengan si Ani, dan mulai
meraba susu ani denga halus, si ani kelihatan berigidig-an, adi terus gencar
berusaha memegang susu ani, sementara ani terus menangkis tangan adi, ketika si
ani sibuk menangkis tangan adi, aku melihat kedua paha si Ani yang kadang
terkangkang karena sibuk menangkis tangan adi, wow…mulus pahanya, aku mulai
jreng juga, karena ruang tengah cukup terang sehingga sering banget aku melihat
CD ani yang berwarna ungu muda, dan gundukan vagina dibalik CD yang begitu
menggiurkan membuat aku jadi keasyikan nonton dar celah pintu kamar.

akhirnya si Ani menyerah di tangan Adi, dan membiarkan tangan adi meng-griliya
susunya, dan si ani pun mulai kegelian sehingga pahanya semakin jelas kulihat
karena ani sudah tidak kontrol cara duduknya.

aku mulai terangsang melihat tangan adi dibalik baju putih ani bergerak-gerak,
kebayang empuk dan halus susu yang sedang diobok. penis ku mulai tegang, si Ani
semakin meringis dengan sesekali membungkukkan punggunya, kegelian. adi mulai
memetik kancing baju si ani, maka terlihat susu si ani dibungkus BH warna merah
jambu karena si Ani menghadap kamarku dan Adi dibelakang si ani. tangan adi
kemudian mengeluarkan sebelah susu Ani dari BHnya, aku semakin tegang karena aku
melihat susu yang begitu mulus, puntingnya coklat muda, bahkan aku lebih
terfokus ke celah paha si Ani yang sudah semakin jelas karena rok putihnya sudah
sediki demi sedikit tersingkap. kelihatannya si Ani sudah mulai terangsang
karena aku melihat bagian celah vagina pada CD si ani sudah mulai berwarna ungu
tua, berarti sudah basah. ketika si Ani agak bergeser duduknya aku melihat
tangan Adi yang kiri memegang penisnya yang sudah tegang banget, sementara
tangan kanannya mulai meremas halus susu Ani, kelihatannya adi bukan pemain sex
brutal, dia mempermainkan susu si Ani begitu lembut sehingga si Ani mulai
mendesah dan tangannya mulai mencengkram tangan Adi yang sedang mengelus susu
nya.

sudah mas…aku sudah gak tahan…kata si Ani. aku juga sudah gak tahan Ni…kata si
Adi, bantu saya dong Ni…saya pingin keluarkan Sperma yang sudah mengental nih….kata
adi dengan nada merayu…jangan mas…aku gak mau, takut hamil….kata ani. tidak ni…kita
jangan bersetubuh, saya gesek aja ya di antara celana dalam dan vagina mu….rayu
adi, si ani pun sudah kelihatan sangat terangsang, tapi dia tidak menjawab.
sementara aku sudah semakin tegang aja nih si ujang…dibalik pintu.

adi akhirnya turun dari sofa, dan duduk disebelah si Ani di atas karpet, tangan
adi mulai mengarah ke vagina si Ani, kembali si Ani meronta, jangan mas…nanti
aku gak tahan…kata si Ani, tenang aja…nanti kita sama-sama enak…kata Adi sambil
mulai mengelus CD pas di vagina si ani , ani mulai kelihatan kejang-kejang kedua
kakinya merasakan nikmat, adi terus mengelus vagina ani dari luar CDnya
sementara bibirnya mulai menciumi susu kiri si ani, adegan ini terus berlangsung
sekitar hampir 10 menit, kemudian adi melepas training spaknya, dan kelihatan
ujang nya si adi yang sudah tegak lurus, tapi si Ani malah membuang pandangannya
ke TV, lalu Adi menyingkap rok putih Ani semakin keatas, dan si Ani direbahkan
dikarpet, jangan mas…kata si Ani. nggak kok cuma mau dijepitin diantara CD dan
Vagina kamu…gak dimasukin kok…kata Adi sambil terus menggosok penisnya. janji ya..mas…kata
Ani. bener kok saya janji kata Adi, kemudian adi berbaring disebelah kiri si Ani,
dan benar saja, adi julai menaiki separuh badan ani dan paha sampai kaki kirinya
adi menindih paha dan kaki kiri si ani dan penis adi diselipkan dari samping CD
basahnya ani dekat pangkal paha Ani sementara si Ani tetap terlentang, aku mulai
gak tahan lihatinnya, akupun mulai meraba-raba penis ku, terus adi mulai
mengesek-gesekan penisnya diantara CD dan Vagina Ani secara perlahan, ani mulai
kelihatan menikmati, sambil mengisap punting susu si ani yang sebelah kiri dan
meremas susu ani yang sebelah kanan adi terus menggesek penisnya dicelah CD dan
Vagina si Ani, ani mulai mengerak-gerakkan pinggulnya keatas kebawah mengikuti
gerakan Adi, aku yakin bahwa kelentitnya si ani sudah tersentuh oleh ujung penis
si adi, aku pun tambah terangsang melihatnya, aku mulai mempercepat kocokan
tangan di penisku, dadaku terasa semakin dag-dig-dug….semakin lama si Adi
semakin mempercepat gerakannya, terus menggesek vagina si ani dengan penisnya yg
sudah semakin keras, dan si ani pun mulai mengeluarkan suara desahannya, mas…mas…mas…aduh
geli sekali…mas….aduuuuh… enak sekali mas….lirih si Ani, tekan sedikit mas…biar
ujung nya kena anuku…..

adi mulai merubah gerakannya, dari menggesek menjadi agak menekan vagina si ani,
tangan kanan si ani mencengkram tangan adi yg sedang meremas susu kanannya,
berarti si ani sudah begitu menikmati gesek-tekan penis si adi. teruuuus… mas…aku
nikmat sekaaaaali…. desah si ani.

iyaaa…saya juga Ni….nikmat sekali, punyamu begitu licin dan hangat….adi terus
melakukan gesek-tekan…hingga kurang lebih 15 menit.

sudah mau keluar…nih…kata si Adi dengan suara tersendat-sendat, jangan keluarkan
dulu mas….tahaaaann…tahan….kata si ani sambil terus menggerakan pinggulnya…..aduuuh…mas…saya
mau keluar juga mas…..kata si ani (maksudnya mau orgasme). mas..masukin sedikit
ujungnya….kata si ani memohon, terus adi agak menaikin lagi tubuh si ani hampir
menindihnya, dan tangan kanannya menuntun penis menuju lubang vagina si ani, dan
ah…aaaahh…jangan dimasukin semua mas…aku lebih geli kalau ujungnya saja….kata si
ani.

adi terus menggesek-tekan, dan kelihatan si adi mulai menekan-nekan pantanya dan
si ani semakin bergoyang kekiri dan kekanan dan kadang-kadang menaikan
pinggulnya keatas..lalu ani mulai agak menjerit kecil…Mas…aku mau keluar mas….

ya..ya…keluarkan saja ni…biar tambah licin sahut si Adi…

Tidak terasa penis ku juga mulai mengeluarkan cairan kental sedikit diujungnya….aku
terus menyaksikan gesekan penis adi di celah antara CD dan Vagina si Ani,
pinggul ani semakin cepat bergerak keatas kebawah, bahkan sesekali diangkatnya
cukup tinggi…dan…ah..aaaahh…aaaaaaaahhh….mas aku ke..ke..ke…luaaaaarr…mas….ah….aduuuuuh…m
as enak sekaliiiiii……

aku juga ni….aku juga mau keluar…ni…sambil semakin memepercepat gerakan gesek-geseknya,
…aduhh..ni…saya keluar ni….oh…oh…oh….adi menyentak-nyentakkan gesekannya sampai
lebih dari 3 kali, aduuuh…mas….hangat sekaliiiii….mas.., gerakan adi mulai
semakin pelan dan akhirnya adi tertelungkup diatas badan si Ani.

akupun mulai terasa gatal diujung penis ku…dan akh….croooot…croooot….sperma
kupun muncrat ke daun pintu. aku jadi lemes..dan mulai aku berbaring di tempat
tidurku sambil tetap membayangkan sejoli main adu gesek.

Sememtara Wulan belum tiba, kebetulan Adi tugas ke Manado, so…di rumah hanya
tinggal siMbok, si Ani, si orok dan aku.

Saat si orok tidur, aku coba godain Ani, hem..ehem…Ni…kelihatannya kamu kesepian
yah..ditinggal Mas Adi…? Tanyaku. Ah…enggaaaaakk…biasa aja…..jawab Ani sambil
agak malu-malu.

Memangnya kenapa Mas….? Tanya balik Ani.

Kelihatannya kamu sama mas adi kok semakin mesra sih…? Tanya ku lagi.

Kasihaaannn..mas adi kan sudah lama…eh…maksud saya ditinggal mBak Wulan, gak apa-apa
kok….jawab si Ani.

Aku mulai merasa si ani agak khawatir kalau aku mengetahui affairnya dengan Adi.

Sambil baca majalah dan nonton TV, aku pandangi badan si Ani. Mulai dari kulit
lengan, susu, perut, bentuk pinggul, paha dan betis. Wow….memang segar dan cukup
bikin mupeng, apalagi karena gak ada bos, si Ani gak pake baju Putih Seragam
Baby Sitter, dia Cuma pakai baju tidur kulot dan blus bahan katun biasa, jadi
aku bisa melihat samar-samar lekuk tubuh dan bayangan bra and CDnya.

Si Ani duduk dekat Box bayi sambil menggoyang box, sesekali dia curi pandang
kepadaku seperti ada rasa cemas takut ketahuan affairnya. Dia agak gelisah.
Dalam pikiranku, baikan di “selok” aja dech…..

Ni, aku mau pindah kost, kata ku…., lho kenapa mas…..kan Mas adi dan Mbak Wulan
orangnya baik, dan Mas sudah diakui seperti keluarganya, juga ini rumah bagus
dan harga kost nya katanya kekeluargaan…. Jawab si Ani.

Iya…Ni, tapi aku gak tahan lihatin kamu ama mas Adi, kok akrab banget…..kata ku.

Akrab gimana……? Tanya Si Ani agak ketus, ya lah….emang aku gak tahu kalau kamu
sering tiduran di karpet ama mas adi, dan kalau gak salah kamu pernah jalan ama
mas adi bawa bayi, ya kan….?

Si Ani gelagapan, dan dia langsung berdiri dari duduknya menghampiriku, aku
melihat bentuk perut yang sudah agak kendur tapi malah terkesan sexy, kemudian
dia duduk disebelahku. Dia bilang : Mas…tolong jangan bilang mBak wulan, aku
kasihan mas Adi dan aku juga terpengaruh karena aku sudah lama tidak disentuh
laki-laki, tolong ya mas…. Jawab si Ani memelas. Aku sementara pura-pura terus
baca majalah tapi mata terkadang ngincer-ngincer juga tuh susu yang masih sintal
dan kelihatan mulus walau baru tampak separuhnya karena tertutup BRA.

Ya…kamu harus ingat Ni, karena nila setitik rusak susu dua-dua-nya. Jawabku
sambil godain. Yeee si mas, rusak susu sebelanga…ah…jawabnya sambil
menyembunyikan malunya.

Ya…dua-dua-nya Ni…..kalau terus di-uwel-uwel mah….jawab ku.

Si ani mencubit perutku, ah..si mas bisa aja. Nih tak cubit…..hayoooo kapok…!!!
Si Ani kayak yang greget campur kesel.

Tapi mas, walaupun bagaimana, aku belum pernah kok bersetubuh dengan mas Adi,
yah….hanya sekedar begitu-begitu aja, yang penting mas Adi bisa “keluar”……bener
mas aku gak bohong. Kata si ani agak serius.

Lho….sudah apa belum bagi saya gak masalah Ni, jawab ku.

Mas kok gitu sih….? Jawab si Ani sambil meraba-raba kedua susunya. Belum mas
belum rusak nih…jawab si Ani sambil mengusap kedua susunya. Ya….percaya deh….jawabku.
setelah terdiam beberapa saat lalu :

Ni…pijitin dong pundak saya, tadi saya main golf 18 hole, cukup capek juga…

Weee…maaf ya…aku bukan tukang pijat kok….jawab si Ani agak sengit.

Yah…sudah gak apa-apa, tapi saya juga bukan tukang yang pintar nyimpen rahasia
lho…..jawab ku.

Eeeemmmm….si mas ngancam ya…..ya sudah sini, awas kalau ngomong mBak wulan…..jawab
si Ani.

Aku duduk di karpet, sementara si ani berlutut dibelakangku, tangannya mulai
pijitin pundak dan bahu bagian atasku, dan selang beberapa menit, aku merasa ada
yg nempel hangat di punggungku, terasa empuk dan kenyal, aku tebak aja deh ini
pasti perut si Ani, aku pura-pura gak merasa apa-apa walau sudah sekitar 10
menit. Lalu si Ani bertanya : mas kepalanya mau dipijit gak….., o…ya…iya Ni.
Jawab ku, kemudian si Ani memijit kepala ku…wah enak banget lho Ni. Kamu kok
pintar mijit sih…..

Ah..biasa aja mas jawab si ani.

Kemudian Aku merasakan ada yang agak lebih empuk lagi menekan dipunggungku, aku
dah nebak deh…ini pasti pubis si Ani, gundukan daging antara perut dan vagina.
Dia terus menekan…menekan..semakin terasa hangat dan empuk, aku merasakan kedua
pahanya semakin menempel, dia menekan terus dan aku agak sedikit membungkuk
sehingga punggung ku semakin menekan pubis nya.

Aduh…Ni. Yang dipijit kepala kok yang enak punggungku ….. terus Ni tekan lagi,
kata ku. Ah si mas bisa aja…..mau ditekan lagi? Kata si ani.

Ya…iya…dong, si ani terus menekan-nekan pubisnya di punggungku.

Napasnyapun mulai terdengar mendesah, dan pijitan dikepalaku mulai melemah, tapi
pijitan pubis di punggungku semakin terasa kuat.

Apanya yang enak mas…tanya si ani. Punggung ku enak banget Ni, punyamu begitu
berdaging dan terasa hangat di punggungku, jawab ku. Sementara si ujang dibalik
celana pendek ku mulai menegang dan si ani secara sengaja terus menekankan pubis
nya dipunggung ku.

Aduh Ni. Punyaku jadi tegang Ni…….mau pegang nih….? Tanya ku.

Manaaaa….tanya si Ani. Nih….sudah mulai keras gara-gara punggung keenakan….
Jawab ku.

Iya…mas, kok tegang ya….tanya si Ani.

Aku juga gara-gara mas adi jadi sering cepet geli di anu ku. Aku jadi sering
mudah terangsang, padahal sudah tahunan gak begini, kata si ani.

Ni, pijit aja punya ku…..tapi yang enak ya….

Tanpa bicara lagi si ani pindah duduk disebelahku, tangannya mulai masuk kesela
celana pendekku, dia mulai meraba-raba dengan lembut penis ku, ah….mulai terasa
geli, si ani meremas bagian helm penis ku, dipijit-pijit lembut yang membuat
penisku terasa semakin geli dan nikmat sekali, oh….Ni, enak banget, teruuuus Ni,
desah ku. Tanganku mulai menyusur kebalik Bra si Ani, perlahan ku elus lembut
susunya, pelan-pelan ujung jariku menyusur terus hingga kerasa puting susu yang
sudah mengeras tapi lembut kulitnya, aku elus terus susunya, sesekali agak ku
remas lembut, si ani nafasnya mulai agak tersengal-sengal, aduuuuh…mas, sentuhan
tangannya kok lembut banget, aku semakin nikmat mas….terus tangan kanan si ani
membuka kaitan Bra bagian belakang, dan tangan kirinya masih terus memijit-mijit
ujung penis ku.

Kemudian ku singkap blusnya dari sekitar perut agar dapat kuraih kedua susunya
sementara bra dibukanya pelan-pelan melalui sela-sela lengan bajunya. Wah…benar
aja, susunya masih mulus, walaupun sudah agak jatuh, namun kekenyalan dan
kelembutan kulitnya masih seperti anak-ABG. Ku singkap terus keatas blusnya,
punting susu si Ani yang kiri mengarah agak kesamping kiri dan yang kanan agak
kesamping kanan, wah ini tanda susu yang masih berkelenjar bagus, walaupun agak
turun tapi masih kencang. Isap mas….pinta si ani, perlahan kuisap lembut
puntingnya, mulai dengan isapan perlahan lama-lama isapanku semakin kuat
sehingga si Ani menjerit perlahan Aaaahhh……aduh mas….kok enak sekali….teruuuus…mas….

Kuisap puntingnya pelan-pelan tapi nyelekit, hingga si ani terbaring karena tak
kuat menahan nikmatnya isapan ku. Dan akupun membaringkan tubuhku di karpet,
sementara aku terus mengisap punting susunya, si ani mengambil posisi diatas ku
dan mulai menempelkan vaginanya ke penis ku, dia masih mengenakan kulot tipisnya,
dia tekan vaginanya ke penisku, terasa badan si ani agak bergetar ketika dia
tekan vaginanya ke penisku, aku merasakan begitu empuk dan hangatnya daging
vagina si Ani, aku merasakan semakin geli di penisku, kemudian si ani mulai
menggerakan pinggulnya sehingga tekanan berubah jadi gesekan-gesekan yang
perlahan tapi serasa ujung penisku mulai nyelip dibelahan vaginanya walaupun
masih terbungkus kulot dan CD, tanganku mulai meraba buah pantatnya dengan
menyusurkan tangan diantara celana kulotnya, wah…..lembut dan empuk, pantatnya
bukan kencang tapi empuk, kulitnya masih halus. Aku mulai menyelipkan tanganku
kesela CD bagian pantanya, aku mulai meraba halusnya pantat si Ani, ketika
pantatnya ku elus, si ani malah semakin menekan gesekan vaginanya ke penisku,
aku yakin “G-spot” si Ani disekitar pantatnya, kemudian elusan dipantat si ani
ku coba rubah dengan pijitan-pijitan ujung jari ku, ternyata si ani semakin
terangsang semakin mengesek agak cepat….dan oh….oh….oh….mas….aku mau keluar mas…….mendengar
rintihan si Ani, aku bantu proses keluar nya si ani, aku tekan pantatnya dengan
kedua tanganku agar vaginanya semakin keras menekan penisku, dan aaaaahhh…aaahhh…seeeeepp..seeeppppp…seperti
kepedasan makan lombok, maaaasss…..aku keluar mas…..ah…aaaahhh….si ani seperti
setengah menangis, terasa dipenisku vaginanya berdenyut-denyut beberapa kali,
sementara dia menekan susu kirinya ke dadaku, dia terus merintih…mendesah….kemudian
denyutan vaginanya terasa lagi, nyut..nyuut…nyut…

wah si Ani mengalami orgasme panjang nih…pikir ku.

Kemudian sejenak si ani merebahkan tubuhnya di atas tubuhku, sekitar kira-kira
belum semenit, dia mulai menekan-nekan-kan lagi vaginanya ke penis ku kebetulan
penisku masih keras, dia mulai mendesah lagi. Seeeeppp…..seeeppp…..seperti orang
kepedasan.

Ni, nanti dilihat simBok, kekamar aja yuukkk….ajak ku. Ah tidak mas, simBok
sudah tidur, lagian ini bayi kalau bangun gimana….? Jawab si Ani.

Ya…sudah buka saja celanamu Ni….. perintahku.

Jangan mas….gini aja ya….sementara di selipkan penisku kesela CDnya, dan si ani
masih berposisi di atas ku.

Ketika penisku mulai menyusup disela CD dan vaginanya, tersa lendir hangat dan
licin diujung penisku, dia mulai menggoyangkan pinggulnya dan gesekan belahan
vagina yang hangat dan licin mulai merangsang penis ku, aku merasakan betapa
enaknya vagina si ani, tapi disisi penisku terasa agak sakit kena sisi CD nya si
Ani, aduh Ni, CDmu sakit nih….

Kemudian dia melepas celana kulotnya dan agak menarik CDnya ke bawah, sedangkan
aku mulai melepas celana pendek dan CDku maka penisku mulai nyaman banget,
apalagi dia mengambil posisi seperti kodok yang mau loncat, dia mulai lagi
menggoyangkan pinggulnya perlahan kekiri kekanan..tangan ku mencengkram buah
pantatnya dan sesekali kutekan sehingga penisku terasa berada dimuka gawang,
kudorong-dorongkan pinggulku naik turun sementara si ani mengoyang kiri-kanan,
variasi goyangan semacam ini telah menciptakan rasa geli yang berbeda dengan
rasa kalau bersetubuh biasa, penis ku semakin keras, vagina si Ani terasa
semakin basah kuyup, namun basah kuyup yang membuat rasa geli dipenisku semakin
nikmat, si ani terus bergerak sementara ke dua susunya semakin terasa menggiling
dadaku, kenyalnya hangatnya terasa sekali karena T-shirt ku aku angkat ke leher
dan blusnya si anipun sudah terangkat sehingga kedua susunya terasa nempel
langsung dikulit dadaku, dan tangan si ani yang sedang menahan badannya dilantai
kemudian berubah memeluk tubuhku, sehingga susunya semakin menekan di dadaku,
gerakan pinggulnya semakin lembut seolah memposisikan titik-titik tertentu dari
vaginanya di penisku, kelihatannya si Ani berusaha agar kelentitnya tergesek
oleh ujung penisku. Dia begitu aktif mencari titik-titik kenikmatan divaginanya.
Kemudian aku mulai menekan nekan ujung penisku ketika terasa jika sudah berada
ambang lubang nikmat, aku tidak tahan lagi, ingin sekali aku menancapkan penisku
ke vaginanya. Ni…kamu dibawah Ni…. Pinta ku.

Jangan dulu mas, biar lama nikmatnya, soalnya kalau mas di atas pasti mas cepet
keluar. Jawabnya dengan kata terputus-putus karena napas si ani seperti orang
yang sedang aerobic.

Ya…tapi masukan dong Ni. Aku sudah gak sabar nih….

Iya…iya…tapi pelan-pelan ya mas….biar terasa nikmat. jawab si ani.

Kemudian si ani menghentikan gerakan pinggulnya. Dan memposisikan ujung penisku
tepat dilubang vagina yang licin dan hangat. Dia mulai menekan pinggulnya ke
bawah, dan penisku pun perlahan mulai menyusup, perlahan banget si ani menarik
lagi pinggulnya keatas, aku merasakan gesekan lubang vagina yang halus, licin
dan lembut, dia menekan lagi, dan kira-kira sekitar 5 cm penisku masuk, dia
tarik lagi pinggunya keatas, aku mulai penasaran karena cara seperti ini
menimbulkan kenikmatan yang khas banget, gregel-gregel dinding vagina si ani
begitu terasa menggelitik karena gerakan perlahan seolah-olah penisku meraba-raba
tiap mili dinding lubang vagina si ani, akupun semakin menikmatinya.

Kemudian desahan demi desahan terus keluar dari mulut si ani, dan……ah…aaaahhh…..
pelan-pelan si ani menekan pinggulnya hingga penisku masuk seluruhnya, kemudian
dia tarik lagi pelan-pelan…ditekan lagi…..blessss…lagi penisku masuk, begitu
terus berulang-ulang hingga sekitar 15 menit, ah… begitu lembutnya permainan si
ani, sesekali terasa olehku denyutan-denyutan halus didalam vagina si ani yang
terasa seolah menjepit-jepit ujung penis ku. Kemudian si ani memasukan lagi
penisku dengan menekan pinggulnya, dia tidak lagi menarik pinggulnya keatas,
tapi dia tekan terus agak lama sehingga begitu dalamnya penisku tertanam didalam
vagina hangat si ani, kemudian denyutan-denyutan vaginanya…aw..terasa begitu
nikmat, cenut-cenut….kemudian ada denyutan panjang yang rasanya begitu menjepit
ujung penis ku. Ah..mungkin ini yang disebut empot-empot madura dalam pikirku.

Gaya ML seperti ini terus belangsung hingga kurang lebih ¼ jam, aku benar-benar
merasakan nikmat yang baru kali ini kurasakan dibanding dengan kenikmatan saat
ML dengan pacarku.

Diujung lubang penisku mulai terasa geli sekali seperti hendak keluar sperma,
sementara si ani terus mengayuh pinggulnya perlahan dan tangan kirinya menarik
susunya kearah mulut ku, lalu kuisap-isap pelan hingga isapan kuat, si ani mulai
tidak dapat mengkontrol gerakannya, dia menggoyang semakin cepat…cepat lagi dan
akhirnya jeritan kenikmatan si Ani muncul lagi, dia mencapai orgasme lagi karena
terasa oleh penisku jepitan-jepitan vagina dan denyutan-denyutannya yang tak
beraturan. Dia mendesah dan menggigit dadaku, dia orgasme panjang. Dan saat
penisku dijepit-jepit oleh vagina orgasmenya si ani, akupun gak tahan, geli
sekali dipenis ku, sekujur badanku terasa geli linu, merinding dan ah…rasanya
nikmat sekali, aku berusaha terus menggerakan pinggulku keatas dan kebawah agar
penisku tetap menggesek vagina si ani yang sedang orgasme dan berdenyut-denyut
itu, si ani pun sadar kalau aku mau keluar maka dia langsung mengisap punting
susuku dan memainkan ujung lidahnya di punting susuku maka penisku semakin
terasa geli sekali dan terasa gatal yang teramat sangat diujungnya seolah ingin
digaruk terus oleh bagian terdalam vagina si ani, dia semakin aktif mengisap dan
memainkan lidahnya di punting susuku dan aku terus menaik turunkan pinggulku
akhirnya aku pun crot-crot-crot spermaku muncrat didalam vagina si ani, tanpa
sadar si ani mengaduh keenakan, aduuuuhh…mas…hangat sekali……rintih si ani, dan
aku merasakn enaknya ketika pertama crot…vagina si ani menjepit, crot kedua
vagina si ani berdenyut, dan ketika aku menekan penis hingga maksimal maka
disitulah kenikmatan puncaknya dan tidak sadar aku menarik pinggul si ani agar
penisku menancap semakin dalam dan crot yang terakhir membuat badanku bergetar-getar
sepeti kejang-kejang, dan si ani yang sedang orgasme aku tembak dengan semprotan
spermaku, maka disinilah impian kenikmatan yang didambakan semua wanita, hingga
selesai proses semprotan spermaku, vagina si ani masih terus berdenyut-denyut
dan terdengar suara si ani seperti orang menagis, dia benar-benar merasakan
orgasme yang luar biasa, begitu juga aku.


DIBAWAH INI FOTO TANTE GIRANG NYA GA KALAH SEKSI SOB... CERITA SEKSNYA JUGA MANTAP2.. SOB. TINGGAL KLIK SALAH SATU AJA SOB... SELAMAT MENIKMATI...